Monday, August 15, 2011

[Mcm2Ada] Kaum Atheis Protes Rencana Penempatan Salib di Museum 11 September


Kaum Atheis Protes Rencana Penempatan Salib di Museum 11 September   Kalangan atheis Amerika Serikat memprotes rencana penempatan salib di museum peringatan serangan 11 September 2001 di Kota New York. Menurut mereka, hal itu tidak membuat agama atau keyakinan mana saja dihormati.
 
Karena itu, kelompok atheis itu mengajukan gugatan ke pengadilan New York terhadap Gubernur Negara Bagian New Jersey Chris Christie dan Wali Kota New York Michael Bloomberg.
 
Presiden American Atheist, Dave Silverman, mencemooh rencana itu lantaran salib yang telah diberkati itu tidak bisa menghentikan serangan teroris atau menghindari 3.000 orang terbunuh dalam insiden itu. "Itu benar-benar rencana konyol," ujarnya.
 
Dalam situs resmi American Atheist disebutkan serangan 11 September 2001 ditujukan terhadap warga Amerika, bukan orang-orang Kristen.
 
Salib yang terbuat dari besi itu ditemukan berdiri di tengah reruntuhan menara kembar World Trade Center. Simbol itu menjadi semacam sumber kenyamanan bagi para relawan yang terlibat dalam upaya evakuasi pasca-serangan 11 September 2001.
 
Salib itu ditemukan 2 hari setelah peristiwa 11 September dan diberkati oleh Pendeta Brian Jordan pada 4 Oktober 2001. Lima tahun kemudian, salib itu ditempatkan lagi di bekas lokasi berdirinya menara kembar WTC sebelum ditempatkan di museum yang bakal dibuka September mendatang.
 
Namun, semua sanggahan kaum atheis dibantah oleh Presiden Peringatan 11 September Joe Daniels. "Salib itu merupakan bagian penting dari komitmen kami untuk mengembalikan saksi fisik asli yang dapat menceritakan sejarah 11/9," ujarnya.

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "kl-bogel" group.
To post to this group, send email to kl-bogel@googlegroups.com
To subscribe or unsubscribe at http://groups.google.com.my/group/kl-bogel/subscribe
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/kl-bogel?hl=en
Sebarang email pertanyaan, hantar kepada abangmod@gmail.com

No comments:

Post a Comment